Pembangunan Broadband Tingkatkan Volume Bisnis

Tidak hanya layanan voice dan pesan singkat, Telkomsel juga melakukan inovasi dengan menghadirkan broadband. Layanan data ini telah meningkatkan aktifitas bisnis, dari pelaku usaha hingga konsumennya. Seperti lokomotif, Telkomsel menarik semua kepentingan usaha  dan masyarakat untuk kemajuan bersama.

…………………………..

Perkembangan cepat di dunia teknologi informasi telah banyak mengubah dunia. Kemudahan dan efisiensi menjadi sesuatu yang mudah dilakukan, terutama sejak menggunakan layanan broadband Telkomsel.

Awalnya penggunaan layanan broadband ini ada di kota-kota besar, terutama dukungan masyarakat yang lebih akrab dengan teknologi. Namun saat ini broadband sudah menyebar ke daerah-daerah yang jauh dari kota besar, seperti Kota Gorontalo.

Masyarakat Gorontalo antusias menggunakan layanan Broadban Telkomsel. Selain murah, kebutuhan untuk layanan data terpenuhi dengan cepat dan mudah

Daerah ini merupakan salah satu dari 100 kota di Indonesia yang menjadi prioritas pembangunan layanan broadband Telkomsel (Broadband City). Fasilitas layanan ini dipercaya akan mendorong kreatifitas masyarakat untuk mengelola potensi yang dimilikinya, termasuk ekonomi kreatif.

Pembangunan broadband di daerah ini mulai digarap serius sejak 2 tahun lalu melalui sosialisasi dan melengkapi fasilitas dan perangkat komunikasi. Meski diakui Nasruddin, Branch Manager Telkomsel Gorontalo pekerjaan ini tidak mudah, banyak tantangan karena banyak masyarakat yang belum mengerti.

“Alhamdulillah, ada pertumbuhan utilisasi hingga 30 persen pada tahap awalnya. Penggunaan layanan broadband perlahan-lahan dilakukan oleh masyarakat” kata Nasruddin.

Perkembangan utilisasi broadband terus meningkat, tahun 2011 lalu terjadi lonjakan pelanggan yang signifikan. Sehingga Telkomsel kemudian menambah kapasitas perangkat komunikasi datanya dengan cara menambah Base Transceiver Station (BTS) dan peningkatan kapasitas BTS yang sudah ada (existing). Nasruddin menyebut peningkatan ini hingga mencapai 2 kali lipat dari tahun sebelumnya.

“Tahun lalu saja permintaan layanan data sangat tinggi, masyarakat sudah familiar dengan fasilitas broadband” jelas Nasruddin.

Tidak hanya di dalam kota, layanan broadband juga dibangun di Marisa kabupaten Pohuwato dan di Tilamuta kabupaten Boalemo. Dua wilayah ini berada di bagian barat provinsi Gorontalo.

Pembangunan layanan data ini akan semakin memberikan kemudahan dalam mengelola bisnis masyarakat dan korporasi.

Komunikasi dan layanan yang baik dari Telkomsel kepada masyarakat kunci keberhasilan dalam memasarkan produk. Kebutuhan komunikasi masyararakat Gorontalo dapat dipenuhi Telkomsel

“Jelas ada peningkatan kegiatan bisnis di Gorontalo, masyarakat yang biasanya hanya menggunakan komunikasi untuk layanan voice (suara) dan pesan singkat (SMS), sekarang sudah bisa menggunakan layanan data yang lebih canggih” Nasruddin menjelaskan. Kemudahan itu tidak hanya dirasakan dalam komunikasi bisnis melalui komputer kantor yang tersambung dengan internet, namun dukungan gadget (perangkat) telepon seluler juga sudah lama mendukung layanan broadband ini, sehingga dapat mengkakses dunia internet melalui genggaman tanggan di manapun dan kapanpun. Revolusi teknologi telah mengubah perilaku bisnis yang lebih mobile dan sederhana.

Pengguna kartu SIM Telkomsel saja di daerah sekarang sudah mencapai 900.000 orang, dan terus melaju mendekat angka 1 juta. Padahal jumlah penduduk provinsi Gorontalo hanya sekitar 1,1 juta jiwa. Peningkatan permintaan layanan Telkomsel yang meningkat ini dikarenakan setiap individu rata-rata menggunakan 2 kartu dan banyak yang menggunakan kartu SIM untuk modem.

Salah satu bentuk nyata manfaat layanan broadband adalah makin menjamurnya toko online yang mempromosikan banyak berbagai produk. Penggunaan promosi melalui interet sudah menjamur dan disukai masyarakat karena sangat hemat dan online 24 jam sehari secara terus-menerus.

“Orang dari belahan dunia manapun dapat mengakses tanpa hambatan, ini kelebihan internet” kata Adiwinata, fotografer yang selalu mengakses toko kamera melalui internet.

Bahkan menurutnya, pemanfaatkan layanan data untuk mendukung usaha bisnis ini tidak memerlukan tempat untuk memajang barang/produk. Cukup dengan memotret produk yang akan ditawarkan dan diupload ke internet, sederhana. Calon pembeli bisa dengan mudah melihat produk melalui internet juga. Keduanya tidak perlu secara khusus bertemu untuk melakukan pembicaraan jual-beli. Keduanya bisa melakukan dengan baik melalui monitor komputer masing-masing

Salah satu halaman jejaring sosial Facebook yang menampilkan usaha online perseorangan yang dikelola Avi Izzana. Layanan broadband telah meningkatkan kegiatan usaha korporasii dan individu

Ruang baru perdagangan ini semakin hari banyak peminatnya, tidak hanya didominasi oleh korporasi besar, usaha masyarakat yang berbasis industri rumah tangga juga tidak kalah ramai.

Seperti yang dilakoni Avi Izzana, wanita dengan 3 anak ini melakukan promosi usahanya melalui jejaring sosial facebook. Usaha ini dibesarkan bersama salah seorang temanya. Ia memanfaatkan para penjahit di desanya untuk memproduksi tas ransel dan baju muslimah.

Avi murni mengandalkan ponselnya untuk memantau semua promosi yang telah dilakukan. Ia mengaku tidak banyak mengambil keuntungan, karena produknya diperuntukkan dijual kembali (reseller).

“Pesanannya terus bertambah, hingga saya kewalahan untuk memenuhi permintaan” kata Avi.

Uniknya, promosi lewat jejaring sosial ini justru mampu menembus konsumen yang belum tergarap produsen lainnya. Ia mendapat pesanan dari Jakarta, Sidoarjo, da kota besar lainnya. Padahal di kota-kota tersebut industry garmen sudah sangat maju. Ini membuktikan usaha yang ditekuni ini cukup kompetitif dan memiliki daya saing yang tinggi.

“Biaya promosinya murah karena cuma melalui facebook, kalau lewat Koran atau radio mungkin lebih mahal dan itu hanya akan membebani harga jual ke konsumen” kata Avi.

Orang yang seperti Avi dan juga korporasi di tempat lain tidak sedikit, mereka memanfaatkan layanan broadband ini untuk mendukung usaha mereka. Hingga kini memang belum ada sensus yang menghitung berapa banyak pelaku usaha yang memanfaatkan layanan broadband, namu secara  kasat mata dapat dilihat pertumbuhan masyarakat dan perusahaan yang menggunakannya.

(Rosyid Azhar – Gorontalo)

Iklan

Tentang GORONTALO HOLIDAY

Warga Gorontalo yang menyukai pertemanan, diskusi dan sedikit fotografi serta tulis-menulis
Pos ini dipublikasikan di Ekonomi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s